Inilah Mengapa Benda Langit dan Bumi Berbentuk Bulat


Sebenarnya kalau kita melihat dari sejarah perdebatan mengapa benda langit dan bumi berbentuk bulat sudah sangat lama, tetapi akhir-akhir ini perdebatan ini sangat santer di media sosial, sekelompok orang mengklaim bahwa bumi sebenarnya berbentuk datar seperti cakram (piringan) bukan berbentuk bulat seperti tahu lima ratusan digoreng dadakan dibumbui enaaak...wkwkwk

Pertanyaan yang aneh mungkin, kenapa bumi bulat ? matahari bulat ? bulan bulat ? mungkin bagi orang indonesia masih banyak yang bertanya kenapa bumi harus bulat seperti tahu lima ratusan digoreng...eeet udh serius jangan jualan tahu disini...wkwkwk ... Ya kenapa bumi harus bulat? tidak kotak, persegi, kubus, jajargenjang atau kerucut?


Bumi Bulat
Inilah Mengapa Benda Langit dan Bumi Berbentuk Bulat


Jika kita ingin mengetahui kenapa bumi dan benda langit besar lainya berbentuk bulat kita terlebih dahulu harus mempelajari sejarahnya. Big bang adalah teori yang menjadi awal mula terbentuknya alam semesta. Teori ini diawali dengan ledakan dahsyat atau dentuman besar yang bermula sekitar 13,7 miliar tahun lalu. Stop ledakan ? Bukankah dengan peristiwa tersebut jika meledak semua benda pecahnya berbentuk sembarang atau acak bukan bulat? Ya memang pada awalnya benda-benda langit bentuknya tidak beraturan atau acak bukan bulat seperti sekarang.

Big Bang Teori
Inilah Mengapa Benda Langit dan Bumi Berbentuk Bulat

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut mari kita pelajari proses pembentukan bintang dan planet. Matahari sebagaimana bintang – bintang lainnya terbentuk dalam awan gas molekul yang disusun oleh 99% gas dan hanya 1% debu. Awan molekul ini merupakan awan yang punya kerapatan tinggi. Matahari juga terbentuk dalam awan serupa yang dikenal dengan sebutan Nebula Matahari. 

Awan molekul ini sebenarnya cukup stabil, tetapi keruntuhan bisa terjadi jika ada gangguan yang datang dari luar. Misalnya, gelombang kejut dari ledakan bintang maha dahsyat atau ketika terjadi tabrakan antara dua awan molekul. Saat mengalami keruntuhan, awan yang sebelumnya berbentuk tidak beraturan mengalami perubahan bentuk. Momentum sudut mengubah bentuk awan yang tidak beraturan jadi cakram yang berotasi.
Ketika keruntuhan terjadi pada awan molekul, gas berakumulasi membentuk protobintang. Setelah protobintang terbentuk, ia akan menarik lebih banyak materi gas di awan untuk bergabung. Semakin banyak materi yang ditarik, gravitasi juga semakin besar. Selama proses ini, protobintang berotasi semakin cepat dan temperatur pun meningkat.

Proses berlangsung sampai protobintang memiliki energi yang cukup untuk memulai reaksi pembakaran hidrogen menjadi helium. Maka dimulailah reaksi termonuklir yang melepaskan energi sangat besar. Inilah proses kelahiran bintang yang salah satunya kita kenal sebagai Matahari, yang massanya 99.8% dari massa awan.

Sementara itu, piringan awan yang diisi sisa debu dan gas kemudian menjadi materi pembentukan planet-planet di sekeliling bintang yang baru terbentuk.

Cara kerjanya mirip juga dengan bintang. Partikel-partikel debu yang ada di piringan saling bergabung dan membentuk cikal bakal planet. Proses bergabung ini tentu saja karena materi yang ada punya massa, dan setiap benda bermassa akan punya gaya tarik. Ketika protoplanet sudah terbentuk, ia akan terus menarik materi di sekelilingnya. Semakin banyak materi yang ditarik, semakin besar massa planet dan artinya semakin besar pula gaya gravitasinya.

Bintang dan planet yang terbentuk juga berotasi pada sumbunya.

Inilah Mengapa Benda Langit dan Bumi Berbentuk Bulat
 Proses Pembentukan Tata Surya
Inilah Mengapa Benda Langit dan Bumi Berbentuk Bulat

Lantas mengapa bentuk bintang dan planet bulat dan bukan kotak atau bentuk lainnya? Ok sederhananya inilah penyebab bintang dan planet berbentuk bulat seperti tahu limaratusan bukan kotak atau segitiga.


1. Gravitasi
Gravitasi adalah gaya tarik menarik antara dua zat atau partikel. Inilah gaya yang menyebabkan benda yang kita lempar jatuh ke bumi, apel juga jatuh kebawah. Apakah ada hubungan antara gravitasi dengan bentuk bulat planet?
Apakah semua benda memiliki gaya gravitasi? Jawabannya adalah ya, namun jika benda tersebut keci maka gaya gravitasinya juga kecil. Kembali ke luar angkasa, kita ketahui bahwa benda luar angkasa sangat besar itu sebabnya gaya grafitasi juga besar, segingga tumbuh menjadi besar dengan menarik materi kecil disekitar material yang besar tersebut.proses ini berlangsung lama sehingga membentuk planet yang bulat dan besar.
Saat planet tumbuh, gravitsinnya akan cenderung menari permukaannya sehingga menjadi bola. Namun tidak lah bulat yang sebenarnya, saat kita lihat lebih dekat akan terlihat tonjolan-tonjolan, seperti gunung, di bumi juga terdapat bangunanbangunan. Tetapi saat kita lihat dari jauh maka akan terlihat bulat.
Bumi tidak memiliki massa untuk memipihkan manusia dan gunung-gunung, namun ada batas sebesar apa gunung dapat tumbuh karena kerak planet harus mampu menopang beratnya. Kita lihat planet Mars yang gaya gravitasinya sepertiga lebih kecil dari gravitasi bumi disana terdapat gunung-gunung yang cenderung tinggi-tinggi. Terdapat gunung yang bernama Olypus Mons yang tingginya 23.400 m atau tiga kali tinggi gunung Everest.Sedangkan di planet-planet yang gravitasinya lebih besar dari bumi, permukaannya lebih rata. Bahkan jika sangat besar maka semua permukaan akan tertari contohnya lubang hitam.

2. Rotasi dan Revolusi
Benda-benda angkasa mengalami rotasi dan juga revolusi yang beraturan, dalam proses ini muncul energi yang dapat menyebabkan bentuk benda yang tadinya tidak beraturan menjadi bulat atau elips. Mungkin jika benda angkasa bergerak tidak beraturan / zigzag bentuk benda tersebut juga tidak beraturan.

Analoginya adalahh kekekalan momentum sudut saat peluncur es berputar. Ia berputar lambat saat tangan terentang dan kecepatan sudut rendah. Tapi ketika tangan ditarik ke badan, momen inersia berkurang dan kecepatan sudut makin tinggi.

Kekekalan Momentum
Inilah Mengapa Benda Langit dan Bumi Berbentuk Bulat

Silakan ini bisa juga dipraktekan dirumah, Demikian penjelasan singkat mengapa benda langit seperti bintang dan planet berbentuk bulat bukan kotak atau segitiga. Mungkin lucu ya kalau bumi yang kita tempati berbentuk segitiga...wkwkwk . Jika penjelasan diatas masih kurang bisa dipahami silakan bertanya sama pembuat tahu bulat kenapa tahunya bulat dijual limaratusan digoreng dadakan dibumbui dan rasanya enak.


Seperti biasa budayakan membaca lebih dari satu sumber. Terimakasih

Berlangganan via email (gratis)

3 Responses to "Inilah Mengapa Benda Langit dan Bumi Berbentuk Bulat"

  1. Bumi datar lebih masuk akal dari bumi bulat . karena selama ini bumi bulat teorinya tidak jelas .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Budayakan membaca gan , itu teori nya udh dijelasin di atas bs dibaca dan di pahami

      Delete
    2. baca oi, banyak banyakin riset perdalam ilmu nggak asal ngomong aja

      Delete